Monthly Archives: February 2012

Retakan Bulan

Retakan Bulan

“kalau nanti kamu pulang, Jangan lupa petikan untukku retakan bulan.

Sehingga aku tetap terang dan merasa aman,

saat kamu hendak kembali pergi berpetualang”

 

Dan kupetikkan bagimu retakkan bulan

Tercetak sempurna pada lembut permukaan sungai

kutuang ke dalam Tupperware

kututup rapat

Agar retakan itu sempurna tak kurang barang setetes

 

Aku pulang ke rumah di kala siang,

Kau menyambutku dengan tawa riang

Peluk hangat

Cium mesra

Bisik nakal

Kuserahkan padamu retakan bulan

Kau tuangkan di bawah pohon yang rindang

Dan tatapan kecewamu terbayang

 

“Sayang, yang kubutuhkan retakan bulan.

Bukan patahan surya”